Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

9 Destinasi Wisata di Jogja Yang Lagi Hits

Kota dengan suasananya yang khas dan selalu meninggalkan rindu di hati para pelancong ini memang tidak pernah sepi dari turis, baik turis domestik maupun mancanegara, terutama di hari-hari libur sekolah, akhir tahun, dan hari raya tertentu. Sebagai sebuah kota yang cukup besar di Pulau Jawa, yaps D.I Yogyakarta. Yogyakarta merupakan sebuah kota yang sangat pekat akan tradisi dan budayanya. Memiliki penduduk yang 25% dihuni oleh pelajar menjadikan kota ini sangat aktif dan produktif.
Tapi tahukah Anda ternyata masih banyak tempat-tempat indah yang tersembunyi di Kota Gudeg ini? Mari kita simak daftarnya di bawah ini.

1. Goa Jomblang.
Gua Jomblang merupakan salah satu gua dari ratusan kompleks gua Gunungkidul yang terkenal karena keunikan dan keindahannya yang tidak terbantahkan. Pada tahun 2011, Gua Jomblang dijadikan tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika. Terletak di rentangan perbukitan karst pesisir selatan yang memanjang dari Gombong, Jawa Tengah; hingga kawasan karst Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur; gua vertikal yang bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Karena itu gua yang memiliki luas mulut gua sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang.

Untuk memasuki Gua Jomblang diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT). Oleh karena itu, siapapun yang hendak caving di Jomblang wajib menggunakan peralatan khusus yang sesuai dengan standar kemanan caving di gua vertikal dan harus didampingi oleh penelusur gua yang sudah berpengalaman.

2. Arung Jeram Citra Elo
Arung Jeram Citra Elo adalah salah satu arung jeram yang ada di Yogyakarta. Arung Jeram Citra Elo adalah arung jeram yang paling cocok untuk keluarga atau pemula karena arusnya yang tidak berbahaya bila dibandingkan dengan sungai lain di sekitar Yogyakarta. Selain itu Arung Jeram Citra Elo juga dapat dimainkan kapan saja, tidak seperti sungai lain di Yogyakarta yang kebanyakan hanya dapat diarungi pada saat musim hujan saja.

Kegiatan arung jeram atau rafting merupakan salah satu kegiatan olah raga air yang dilakukan secara berkelompok. Arung Jeram dianggap sebagai kegiatan yang membutuhkan skil khusus sehingg tidak semua orang bisa melakukannya. Seiring dengan waktu olah raga arung jeram mulai banyak dinikmati dan bermunculan di bebagai biro wisata dan perjalanan yang akan mengelola perjalanan anda dengan menawarkan paket seperti fun rafting. Kegiatan yang dahulu dianggap cukup membahayakan sekarang berubah menjadi oleh raga yang sangat mengasyikkan dan menyenangkan.
Sebut saja Sungai Elo yang yang sering dipakai untuk mengadakan acara olah raga air terutama arung jeram. Sungai ini memiliki jeram-jeram dengan kelas II –III atau masuk tingkatan grade sedang dengan tingkat bahaya yang rendah. Bagi pemula sungai Elo ini cocok untuk tempat belajar arung jeram sekalipun anda tidak bisa berenang.

Menyusuri arung jeram magelang sungai Elo dibutuhkan waktu 2-3 jam. Pemberangkatan berawal dari garis start di Desa Blondo hingga sampai di gariis finish di Desa Mendut. Biasanya kegiatan ini ramai diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Dalam melakukan pengarungan , kalau diperlukan wisatawan dapat menyewa pemandu atau operator yang membuka dua trip atau sesion setiap harinya. Trip pertama mulai pukul 08.00 WIB dan Trip kedua pukul 14.00 WIB. Pada awal dann akhir musim hujan merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan pengarungan karena volume air sungai sudah mulai naik tetapi belum banjir.

3. Puncak Becici
Becici Asri ini merupakan bagian dari Hutan Lindung di bawah pengelolaan RPH Mangunan. Berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang lebih dulu populer sebagai kawasan wisata, Becici Asri awalnya hanya dikelola sebagai hutan produksi penghasil getah pinus untuk bahan dasar terpentin dan gondorukem. Namun panorama dari bukit di bagian baratlah yang membuat orang-orang berdatangan untuk menikmati keindahannya hingga kawasan ini pun berubah menjadi destinasi wisata.

Nama Becici yang terdengar asing di telinga pun sebenarnya memiliki cerita sejarah tersendiri. Becici berasal dari gabungan kata “ambeg” yang berarti berdiam diri dan kata suci, dua kata yang merujuk pada cerita turun temurun kepercayaan masyarakat setempat. Cerita tentang putra pendiri Desa Muntuk yang bertapa di bukit di bagian barat hutan pinus dan kemudian ingin disemayamkan di bukit yang sama ketika meninggal dunia. Terlepas dari benar tidaknya cerita tutur ini, di puncak Bukit Becici memang ditemukan sebuah petilasan menyerupai makam.

Hanya perlu waktu sekitar lima belas menit dari parkiran untuk mencapai puncak Bukit Becici. Tak hanya barisan pohon-pohon pinus tinggi menjulang, kamu juga bakal menemui bangku-bangku dari batang pinus, ayunan kayu, beberapa gazebo sederhana dan gardu pandang dengan pengamanan ala kadarnya di sepanjang tepi jalan setapak. Terdapat pula area datar yang lumayan luas untuk bermain serta camping ground dengan jarak pohon pinus yang tak terlalu rapat. Semakin dekat dengan puncak bukit, jarak pohon-pohon pinus ini pun semakin renggang.

4. Blue Lagoon Tirta Budi
Kini, di tengah arus pembagunan yang semakin pesat, di saat sungai menjadi tempat membuang sampah, pengalaman menikmati sungai yang jernih dan mandi di sungai adalah kegiatan yang langka. Jangankan mandi di sungai, sungai dengan air yang jernih aja makin sulit kita temukan. Blue Lagoon Tirta Budi, demikian masyarakat setempat menyebutnya, menjadi satu dari sedikit tempat yang bisa menjawab sensasi itu.

Tidak hanya menawarkan sensasi mandi di sungai, di Blue Lagoon Tirta Budi juga bisa merasakan terapi ikan. Di pemandian ini terdapat banyak ikan-ikan kecil yang akan menggigit kulit kaki kita ketika kita berendam. Sungai ini sangat jernih. Sehingga kita juga bisa melihat banyak ikan-ikan kecil berenang di sela-sela tubuh saat kita berendam atau berenang.

Renang Blue Lagoon Sleman Pemandian Blue Lagoon Tirta Budi terletak di dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogtakarta. Tidak jauh dari kota Yogyakarta. Sehingga kita tidak perlu menunggu akhir pekan untuk menikmati pengalaman ini, bahkan bisa kita lakukan setiap hari.

5. Goa Si Oyot
Menurut legenda, Gua Si Oyot dibuat oleh seekor ular raksasa. Mungkin karena pintu masuknya yang sempit dan bagian dalam yang berliku-liku. Dan perjalanan menyusuri Gua Si Oyot cukup berat, karena Anda harus merangkak, berjongkok, berenang, dan berjalan di antara batuan yang licin. Di sana memang ada 3 zona yang harus anda lewati, yakni zona air, zona berbatu dan zona lumpur.
Selain stalaktit dan stalagmit yang memenuhi langit-langit dan dasar gua, akar pohon yang menembus celah bebatuan pun turut menambah karakter dinding gua ini.
Perlu diingat, Gua Si Oyot hanya buka di musim kemarau saja (antara April – September), karena pada musim hujan air yang mengalir di dalamnya akan meluap. Meskipun di musim kering, medannya tetap basah dan berlumpur sehingga ada baiknya Anda bawa pakaian ganti.

Panjang goa ini sendiri sepanjang 900 meter dan ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Untuk menikmati tantangan ini anda akan didampingi lima pemandu dengan maksimal peserta 25 orang sekali jalan. goa si oyot, goa Selama menyusuri goa oyot ini wisatawan di beri kesempatan untuk beristirahat selama 3 kali. Salah satu tempat pemberhentian untuk istirahat yakni pada waktu istirahat yang ketiga atau 750 meter dari pintu masuk anda akan menjumpai lubang kecil di atas yang merupakan satu satunya lobang di goa Si Oyot. Selama perjalanan ini anda akan mengagumi pemandangan yang ada berupa stalagnit yang mempesona yang disorot oleh lampu senter pemandu. Tetesan air dari akar akar pohon yang berada melewati dinding goa yang berhias stalagnit tersebut

6. Kereta Gantung Di Pantai Timang
Sudah bukan rahasia lagi kalau di Kabupaten Gunung Kidul terdapat banyak pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Timang yang terletak 35 kilometer di selatan Wonosari. Pemandangan ombak yang menghantam tebing dan batu karang di sini sungguh menakjubkan.
Pengunjung dapat menguji nyali mereka dengan menyeberang ke Pulau Watu Panjang menggunakan ‘kereta gantung’ sederhana yang terbuat dari kayu. Dan bukannya, meluncur di kabel berbahan baja, yang menahan ‘kereta gantung’ ini adalah tali tambang biasa!

Pantai Timang Gunungkidul merupakan salah satu pantai yang tersebar di wilayah Gunungkidul. Perjalanan untuk menuju pantai ini sangat menantang. Jalan untuk menuju ke pantai ini sangat terjal dan berbatu. Pantai Timang memiliki pemandangan yang sangat menawan dengan pasir putih yang terhampar bersih disepanjang pesisir pantai ini. Tumbuhan pandan berderet tumbuh subur disekitar pantai ini menambah keindahan panorama Pantai Timang Gunungkidul ini. Pengunjung pantai ini belum sebanyak pantai lainnya yang sudah terkenal sebelumnya sehingga bila anda perhatikan suasana di pantai ini masih terkesan alami.

7. Taman Wisata Alam Kalibiru
Kurang lebih sejam perjalanan ke arah barat dari pusat kota, Anda akan langsung merasakan perubahan suhu menjadi lebih sejuk. Di tempat ini udaranya masih segar dan tenang, tanpa banyak suara deru kendaraan bermotor. Pas jika Anda ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota.
Wisata Alam Hutan Kemasyarakatan Kalibiru berada di Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Sejak didirikan pada tahun 2009, tempat ini langsung jadi destinasi favorit para wisatawan.

Akhiri petualangan Anda dengan naik flying fox menuju puncak pohon di mana Anda bisa melihat panorama Waduk Sermo. Bahkan jika cuaca cerah nampak di kejauhan deburan ombak pantai selatan.

8. Gumuk Pasir Parangkusumo
Mungkin ini pertanyaan yang akan anda sampaikan ketika mendengar berita tentang padang pasir yang ada di Kota Yogyakarta. Pasalnya warga sekitar tidak begitu paham dengan fenomena ini. Hingga suatu ketika fakultas geografi dari UGM sering mendapat tamu dari luar negeri untuk melihat daerah berpasir tersebut barulah masyarakat menyadari bahwa tempat berpasir tersebut merupakan harta karun bagi kota Yogyakarta.

Gumuk Pasir Parangkusumo berada di antara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Proses terjadinya gurun pasir ini tidak lepas karena pohon gumuk pasir parangkusumo yogyakartaadanya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Kali Opak, Kali Progo dan Pantai Parangtritis. Gundukan pasir yang mengumpul merupakan material yang berasal dari abu vulkanik gunung yang terbawa oleh aliran Sungai Opak, Sungai Progo dan sungai-sungai lainnya hingga akhirnya sampai ke Pantai Parangtritis. Kemudian di sini material vulkanik tersebut terombang-ambing oleh ombak hingga akhirnya terkikis dan berubah menjadi debu-debu halus yang akhirnya sampai ke tepi pantai dan dengan mudah dapat diterbangkan oleh angin. Karena proses yang secara terus-menerus tersebutlah hingga terbentuk gundukan pasir yang terkumpul di daratan sepanjang pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Gumuk Pasir Parangkusumo tersebut akhirnya semakin melebar dan tinggi akibat tiupan angin secara terus-menerus.

Gumuk Pasir Parangkusumo atau dikenal dengan padang pasirnya Yogyakarta terbentuk selama ribuan tahun. Selain objek wisata, gumuk pasir ini juga dijadikan objek penelitian. Bahkan rencanaya Gumuk Pasir Parangkusumo akan dimasukkan dalam daftar Unesco World Heritage karena merupakan fenomena alam yang tidak biasa dan hanya ditemukan satu-satunya di Asia Tenggara. Memiliki luas sekitar 2 km dari muara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok bermain gumuk pasir parangkusumo yogyakartamenjadikan Gumuk Pasir objek yang indah bagi para fotografer. Area Gumuk Pasir Parangkusumo juga pernah dijadikan syuting film Wanita Berkalung Sorban, video klip Angnes Monica dan group band Letto. Tidak hanya itu, tempat ini juga dijadikan tempat pengambilan gambar untuk prewedding dan manasik haji sebagai contoh keadaan padang pasir di Mekah yang akan dirasakan oleh para rombongan haji.

Gumuk Pasir Parangkusumo memiliki suhu yang cukup ekstrim. Dimana ketika siang suhu sangat panas dan terik namun ketika malam hari suhu berubah menjadi sangat dingin. Sedangkan pasir yang terdapat di area ini terbilang unik karena memiliki karakteristik yang sama dengan gurun pasir yang terdapat di Meksiko. Gumuk Pasir Parangkusumo juga dijadikan wisata yang seru untuk bermain ski pasir (Sandboarding). Dengan ketinggian sekitar 20 meter, pengunjung dapat meluncur sepanjang 200 meter. Terdapat pengaman untuk siku, lutut dan helm sehingga pengunjung tidak perlu takut untuk meluncur.

9. Umbul Ponggok
Berlokasi tak jauh dari Yogyakarta, sekilas kolam Umbul Ponggok yang berbentuk persegi panjang ini tampak seperti kolam renang biasa. Tapai Anda akan dibuat terkejut saat melihat jauh ke dalamnya. Selain pasir, bebatuan, dan aneka jenis ikan, di dasar kolam air tawar ini Anda akan menemukan benda-benda aneh.
berbeda dengan kolam renang yang dasarnya berupa lantai keramik, dasar Umbul Ponggok masih sangat alami berupa hamparan pasir nan luas, bebatuan, dan ribuan ikan warna-warni sehingga suasananya benar-benar seperti di bawah laut. Meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok ini tidak amis sebab airnya mengalir terus.
Selain sebagai tempat snorkelling, Umbul Ponggok juga kerap dijadikan lokasi latihan diving bagi penyelam pemula sebelum mereka benar-benar menyelam di laut. Bagi wisatawan yang tidak bisa berenang maupun tidak ingin snorkelling bisa naik perahu kayuh dan mengelilingi umbul. Sedangkan bagi anak-anak tersedia kolam berukuran pendek yang bisa dijadikan lokasi berenang maupun sebatas bermain air.

Umbul Ponggok terletak di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Dari Yogyakarta bisa ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Umbul Ponggok buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB.

Leave a Reply

Search For Dream Destination

Recent Tours

Open Trip Derawan

Sumba 5D4N